BBM Naik, Penjualan Meubel Menurun
Haruddin, adalah sosok pengusaha muda yang tergolong sukses dalam menakhodai usahanya, yang bergerak di perdagangan umum yang fokus mengelola elektonik dan furniture di Toko Monalisa, Jalan H Hayyung, Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar. Dia juga bernaung di bawah Kadin Selayar. Lalu bagaimana perkembangan usahanya, pasca kenaikan BBM akhir Mei lalu? Berikut hasil petikan wawancara wartawan Harian Ujungpandang Ekspres, Biro Selayar Rizal Den Sibunna, dengan Haruddin, putera tercinta H Sappara, Dirut PT Tanete Putera Utama Selayar.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.
#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai.#Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, bagaimana perkembangan perusahaan Anda?
Perkembangan usaha saat ini, memang mengalami penurunan, itu karena naiknya harga BBM, sehingga saya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Sebut saja meubel, penjualannya tidak begitu menonjol, beda dengan beberapa waktu yang lalu. Begitu pula dengan furniture. Walaupun masyarakat Selayar juga mengetahui betul bahwa barang yang saya jual memiliki kualitas dan harga sama dari Makassar, walaupun ada sedikit perbedaannya.
#Apa perbedaannya, bisa dijelaskan?
Barang yang saya jual lebih murah dari barang dari Makassar, karena kami membeli barang dalam partai besar, kami juga langsung ke distributornya atau pabrik meubel tertentu. Yang pasti kami dapat lagi diskon harga dari barang yang saya beli, sehingga tawaran harga yang kami berikan kepada masyarakat lebih rendah.
#Bagaimana perkembangan pemasaran pasca kenaikan BBM?
Penjualan pasca kenaikan BBM, memang diakui ada penurunan dan terutama hal ini sangat dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah, apalagi masyarakat kebanyakan masih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, ketimbang belanja barang-barang elektronik maupun forniture.
#Apakah terjadi kenaikan harga barang yang Anda jual?
Itu tidak bisa kita elakkan. Karena harga barang di distributor juga naik, belum lagi biaya transportasi yang mengalami pembengkakan, tapi masyarakat tidak perlu ragu, karena penerapan kenaikan harga yang kami terapkan tidak terlalu tinggi, sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat.
# Sampai saat ini perusahaan apa saja yang Anda kelola?
Saya banyak menjalankan usaha untuk mencapai suatu tujuan, selain perdagangan umum, jasa kontruksi juga saya jalankan, tetapi itu tidak bisa dijadikan usaha inti, soalnya usaha kontraktor hanya satu kali dalam satu tahun, dengan masa kerja hanya hanya tiga bulan. Tapi jenis usaha itu, tidak bisa saya tinggalkan.
#Harapannya kepada pemerinah dan masyarakat?
Pemerintah seharusnya ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya, dan begitu pula sebaliknya, masyarakat harus menjadi mitra yang baik bagi pemerintah. Sehingga apa diharapkan dapat tercapai. (Rizal Den Sibunna)
-
Arsip
- Januari 2009 (6)
- Desember 2008 (7)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS